snippetjournal

– notes, snippet codes, and my journal

Archive for the ‘Random Thought’ Category

#TIL – Dalam Khutbah Jumat sehari setelah Idul Adha

leave a comment »

sedikit preamble 

ya akhir akhir ini setelah gw review blog ini, lebih banyak tulisan tentang pemikiran gw pribadi dibandingkan dengan post post bertema teknikal :D, mungkin gw sedang puber kedua haha, tak apalah, selama diri ini tidak berhenti belajar dan berkembang menjadi gamang atau bahasa gaulnya galau tak apa, gw terima :). dan semoga tuhan selalu membimbing gw pada jalan jalan yang ia ridhoi.

Dalam Khutbah Jumat sehari setelah Idul Adha

bersyukur itu sulit dan sering terlupa, maka haruslah kita diingatkan sering sering, agar tahu diri ini diberi kesempatan dan rizky yang lebih baik daripada orang lain. Maka sering sering-lah kau ingat tuhanmu agar kau bersyukur.

Maka kejarlah dunia, ia tidak akan habis bila kau kejar, sedangkan kejar akhirat maka tuhan-mu akan mendekat dan dunia akan kau dapat atas seijinnya. Maka tempatkan segala sesuatu kepada tuhan-mu agar yang terbaik kau dapat.

Karena cinta itu akan selalu butuh perjuangan dan pengorbanan, karena begitu sunatullah yang tuhan sudah gariskan. Maka pula tempatkan cinta di tempat terbaik disisinya agar yang kau dapatkan adalah kebaikan pula.

terinspirasi dari kisah nabi ibrahim yang di ceritakan khotib jumat, dan terjemahan surat al kaustar yang di bawakan khtib jumat.

Advertisements

Written by snippetjournal

September 25, 2015 at 6:34 am

Posted in Random Thought

[Random Thought] Tentang Keberanian dan Ketakutan

leave a comment »

Keberanian akan selalu membawa kita kedalam dua pilihan, kesuksesan dan kegagalan. Kesuksesan atau keberhasilan tentunya adalah hasil akhir yang selalu kita inginkan, tetapi dalam berusaha atau suatu urusan belum tentu tercapai. kegagalan, jika berbicara kegagalan tentu nya bukan lah hasil akhir yang kita mau, tetapi dengan keberanian walaupun hasil akhir nya adalah kegagalan seorang yang pintar pasti akan belajar dari kegagalan dan kesalahan yang ia buat.

Ketakutan, jika berbicara dengan ketakutan ia tidak akan membawa kita kemanapun. Bahkan tidak akan ada hasil akhir, keberhasilan tidak mungkin tercapai dengan adanya ketakutan, hanya akan ada dua kemungkinan jika kita takut, kegagalan atau tidak menghasilkan apapun.

Dari dua pilihan diatas keberanian adalah pilihan yang tepat dalam menyikapi persoalan, tentunya sikap tegas dalam proses dan bersikap bijaksana dalam menyikapi hasil akhir, apapun hasilnya.

Setelah kamu memilih untuk Berani dibutuhkan ketegasan, kesabaran dan sifat bijak dalam menyikapi proses dan hasil akhir dari suatu persoalan.

Written by snippetjournal

August 4, 2015 at 4:43 am

Posted in Random Thought

Kulsub Summary – ustad uki – kecintaan dunia tidak ada artinya

leave a comment »

Adakah bekas Ramadhan setelah ditinggalkan, bagaimana ibadah kita setelahnya ?

Kecintaan Dunia dan mengejar dunia tidak ada artinya

.

Ini mengingatkan saya bahwa setiap yang hidup pasti akan mati. Manusia lahir, hidup dan mati. Binatang, tumbuhan dan segala yang ada didunia/dibumi akan mati.

Kita secara ilmu pengetahuan sudah pula mengetahui bahwa tatanan suatu planet yang sangat besar ataupun kecil serta tata surya, bintang atau galaksi sekali pun ada jangka waktunya, pada saatnya mereka pun akan mati atau musnah (peristiwa supernova, black hole).

Ini pelajaran dan tanda tanda tuhan (peringatan) yang diberikan untuk kita, bahwa hidup adalah sementara. Kita manusia bermula dari ketiadaan (lahir) kemudian kembali ke ketiadaan kembali (mati).

Jika berpikir logis dengan fakta fakta tersebut hidup dunia hanya sementara, mengejar sesuatu, bersusah payah, berlelah lelah terhadap dunia yang kemudian akan akan hilang hanya akan rugi. Tetapi ketiadaan yang meliputi hidup seperti “terlihat” kekal, ini bagi saya mengindikasikan bahwa ketiadaan bisa jadi adalah alam sebelum kehidupan dan alam setelah kehidupan. Dari sini saja dengan mudah kita bisa menyimpulkan bahwa alam tersebut lah yang kekal. Alam sebelum kelahiran dan alam sesudah kematian (after life, akhirat).

Banyak agama yang memberitahukan agar kita berlaku baik sesuai tuntunan agama untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian, alam setelah hidup, alam akhirat.
Terutama dalam agama islam, agama penyempurna. Islam mempersiapkan untuk hidup diakhirat kelak dan bahwa mengejar dunia tidaklah pantas dan tidak ada artinya dibanding kehidupan.

So masihkah kita bernafsu mengejar dunia, masihkah kita mempertanyakan akhirat sedangkan kita setiap detik dalam hidup kita sedang berjalan ke kematian yang kemudian alam setelah mati (akhirat) tersebut adalah tujuan akhir dari perjalanan hidup.

Mengurus dan berbakti kepada org tua, sebelum mereka hilang kemudian kita menyesal, karena penyesalan tersebut bisa menghalangi doa kita.

Bersyukur atas nikmat kepada allah.
Datang dalam keadaan bersih pulang kepada allah dalam keadaan bersih.

Amal kita tidak sebanding dengan dengan nikmat yang allah berikan, rahmat allah lah yang bisa bisa menjamin kita masuk surga.

Waallahu a’lam.

Written by snippetjournal

August 2, 2015 at 1:52 am

Random Thought : Masa depan – Berjalan dalam gelap.

leave a comment »

Bagiku melihat masa depan seperti berjalan dalam kegelapan di jalan setapak sambil membawa obor. Dalam gelap tersebut pengelihatan kita terbantu oleh remang remang sinar yang terpancar dari obor tersebut. Setiap kali berjalan menatap kedepan hanya setapak demi setapak jalan yang terlihat, Semakin terang sinar obor tersebut semakin terlihat luas pula jalan yang akan kita lalui.

Setiap dari kita membawa obor yang berbeda beda, bagi-ku obor ini adalah ilmu agama, karena ilmu sains dan logika tidak cukup meyakinkanku kemana aku harus berjalan. Ilmu sains dan logika tidak cukup bagi-ku untuk membantu menerangkan jalan-ku ketika berjalan dalam gelap.

Konsep konsep dan aturan aturan sains tidak membantu banyak ketika melihat masa depan, ya walaupun pola pikir dari ilmu ilmu sains membantuku berpikir kritis dan membantu membentuk pola pikir-ku dengan baik. Keyakinan-ku terhadap sains tidak cukup memperkuat mentalku untuk menemaniku berjalan di jalan setapak yang sangat gelap ini. Karena aku pernah jatuh hampir terperosok ketika bergantung dengan ilmu sains dan logika, dan mental-ku bisa berdiri lagi karena keyakinan-ku akan tuhan dan menerapkan aturan aturan agama.

Keyakinanku akan tuhan yang selama ini memungkinkan aku dapat berjalan dalam gelap hingga aku tidak kembali terperosok, Tersandung pasti !, karena hambatan hidup terkadang tersembunyi dan peristiwa tersandung ini yang selalu mengingatkanku agar berjalan penuh waspada dan berhati hati.

Sebelum sains ada ilmu agama telah banyak menolong orang orang terdahulu sebagai obor-nya, ia ilmu agama jauh lebih tua dari pada sains, keyakinan akan agama yang telah banyak menuntun orang orang terdahulu berjalan dalam gelap, dan atas dasar keyakinan ini-lah terbentuknya ilmu sains, karena tanpa keyakinan sudah pasti kita tidak akan bisa berjalan jauh.

Terangnya sinar obor bergantung seberapa besar iman kita, seberapa besar keyakinan kita, semakin besar semakin terang, semakin besar semakin kuat mental kita untuk berjalan dalam gelap. Tak bisa kita berhenti, malas atau lelah berjalan hanya akan merugikan diri kita sendiri, karena ketika kita berhenti, waktu tidak akan ikut berhenti, ia akan selalu berjalan dalam diam dengan tenang nya meninggalkan kita, karena ia sang waktu berjalan dengan konstan.

seperti hal-nya iklan indomie, ini obor ku, mana obor mu 😀

Written by snippetjournal

July 30, 2015 at 7:07 am

Posted in Random Thought